Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus belajar, akan menjadi pemilik masa depan.

Tampilkan postingan dengan label ARDUINO. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ARDUINO. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 Mei 2015

Tutorial Arduino - Library pada LCD (Liquid Cristal Display)

Tutorial Arduino library pada LCD (Liquid Cristal Display) yang mengambil referensi dari http://www.arduino.cc/en/Reference/LiquidCrystal. Gambar LCD 16X2 beserta pinnya terdapat pada gambar dibawah ini
Fungsi:
LiquidCrystal()
adalah setingan awal ketika menggunakan LCD, setingan ini berfungsi untuk konfigurasi dari pin LCD.

sintaknya :
LiquidCrystal(rs, enable, d4, d5, d6, d7)
LiquidCrystal(rs, rw, enable, d4, d5, d6, d7)
LiquidCrystal(rs, enable, d0, d1, d2, d3, d4, d5, d6, d7)
LiquidCrystal(rs, rw, enable, d0, d1, d2, d3, d4, d5, d6, d7)


Pin dari LCD 16 X 2

No Kaki/PinNamaKeterangan
1VCC+5V
2GND0V
3VEETegangan Kontras LCD
4RSRegister Select
5R/W1 = Read, 0 = Write
6EEnable Clock LCD
7D0Data Bus 0
8D1Data Bus 1
9D2Data Bus 2
10D3Data Bus 3
11D4Data Bus 4
12D5Data Bus 5
13D6Data Bus 6
14D7Data Bus 7
15AnodaTegangan backlight positif
16Katodategangan backlight Negatif


begin()
untuk menentukan dimensi dari lcd yang akan di gunakan
sintaknya :
lcd.begin(cols,rows)

Tutorial Arduino – LCD

Belajar Arduino dan Tutorial Arduino pada saat ini akan membahas tentang LCD (Liquid Crystal Display). LCD adalah suatu jenis media tampilan yang menggunakan kristal cair sebagai penampil utama. LCD sudah digunakan di berbagai bidang, misalnya dalam alat-alat elektronik, seperti televisi, kalkulator ataupun layar komputer.

Pada Percobaan kali ini adalah dengan menggunakan LCD 16x2 yang artinya LCD tersebut terdiri dari 16 kolom dan 2 baris karakter (tulisan). yang perlu di persiapkan adalah sebagai berikut
  • LCD 16x2 
  • Arduino UNO (Type Lain) 
  • Kabel dan Konektor
Pin dari LCD 16 X 2

Jumat, 08 Mei 2015

Tutorial Arduino – Multiple LEDs

Tutorial Arduino – Multiple LEDs kali ini akan memberikan kesempatan pada anda untuk ber-eksperimen menulis kode pemrograman untuk Arduino. Catatan: Tutorial dan kode yang digunakan di sini disadur dari kode yang tercantum pada link berikut: http://ardx.org/CODE02
Sejalan dengan pengaturan LED kita akan mencoba untuk membuat kode pemrograman lebih sederhana dengan beberapa metode.

for () loops – digunakan ketika kita ingin menjalankan sejumlah baris kode berulang-ulang.
arrays[] – digunakan untuk mengatur penggunaan variabel dengan lebih mudah (array = grup dari variabel).

Rangkaian
Komponen yang diperlukan:
  • 8 buah LED
  • 8 buah resistor 330 ohm
  • Kabel jumper
Skema rangkaian dapat dilihat pada gambar berikut:

Skema rangkaian untuk banyak LED
Berikut ini adalah gambar simulasi penempatan komponen pada breadboard dan board Arduino. Gambar simulasi ini menggunakan software Fritzing yang bisa didapat di sini.



Kamis, 07 Mei 2015

Tutorial Arduino – Blinking LED

Tutorial Arduino ini menunjukkan hal yang paling sederhana yang dapat kita lakukan dengan Arduino untuk melihat output yaitu LED berkedip.

Hardware yang dibutuhkan
  • Arduino Board
  • LED
  • Resistor, antara  220 ohm sampai 1K ohm
Untuk memulai membuat rangkaian, hubungkan salah satu ujung resistor ke Arduino pin 13. Connect kaki panjang LED (kaki positif, disebut anoda) ke ujung resistor. Hubungkan kaki pendek dari LED (kaki negatif, disebut katoda) ke Arduino GND, seperti yang ditunjukkan dalam diagram dan skema di bawah ini.

Kebanyakan papan Arduino sudah memiliki LED terpasang untuk pin 13 di papan itu sendiri. Jika kita menjalankan contoh ini tanpa hardware terpasang, kita akan melihat bahwa
LED berkedip.

 

Tutorial Singkat Bahasa Pemrograman Arduino


Arduino menggunakan pemrograman dengan bahasa C. Berikut ini adalah sedikit penjelasan yang ditujukan kepada anda yang hanya mempunyai sedikit pengalaman pemrograman dan membutuhkan penjelasan singkat mengenai karakter bahasa C dan software Arduino. Untuk penjelasan yang lebih mendalam, web Arduino.cc adalah sumber yang lengkap.

 ArduinoLanguageRef

Struktur
Setiap program Arduino (biasa disebut sketch) mempunyai dua buah fungsi yang harus ada.
  • void setup( ) {   }
    • Semua kode didalam kurung kurawal akan dijalankan hanya satu kali ketika program Arduino dijalankan untuk pertama kalinya.
  • void loop( ) {   }
    • Fungsi ini akan dijalankan setelah setup (fungsi void setup) selesai. Setelah dijalankan satu kali fungsi ini akan dijalankan lagi, dan lagi secara terus menerus sampai catu daya (power) dilepaskan.

Tutorial Breadboard untuk Arduino

 BlinkingLEDArduinoStarterKit300
Apa itu breadboard?
Breadboard adalah board yang digunakan untuk membuat rangkaian elektronik sementara dengan tujuan uji coba atau prototipe tanpa harus menyolder. Dengan memanfaatkan breadboard, komponen-komponen elektronik yang dipakai tidak akan rusak dan dapat digunakan kembali untuk membuat rangkaian yang lain. Breadboard umumnya terbuat dari plastik dengan banyak lubang-lubang diatasnya. Lubang-lubang pada breadboard diatur sedemikian rupa membentuk pola sesuai dengan pola jaringan koneksi di dalamnya.

Memulai Menggunakan Arduino dengan Windows

 Tampilan belakang Arduino Uno

Dokumen ini akan menjelaskan bagaimana caranya menghubungkan board Arduino dengan komputer dan meng-upload program (sketch) pertama anda.
1. Dapatkan board Arduino dan kabel USB
Pada tutorial ini, kami mengasumsikan anda menggunakan sebuah Arduino Uno, Arduino Duemilanove, Nano atau Diecimila.
Anda juga membutuhkan sebuah kabel USB standar (A – B), sama dengan kabel yang anda gunakan untuk printer USB.

Bagian-bagian Papan Arduino

Komponen utama di dalam papan Arduino adalah sebuahmicrocontroller 8 bit dengan merk Atmega yang dibuat oleh perusahaan Atmel Corporation. Berbagai papan Arduino menggunakan tipe ATmega yang berbeda-beda tergantung dari spesifikasinya, sebagai contoh Arduino Uno menggunakan ATmega328 sedangkan ArduinoMega 2560 yang lebih canggih menggunakan ATmega2560.

ATmega328 Simple Block Diagram


Mengenal Arduino

 Arduino for everyone


Untuk memahami Arduino, terlebih dahulu kita harus memahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan physical computing. Physical computing adalah membuat sebuah sistem atau perangkat fisik dengan menggunakan software dan hardware yang sifatnya interaktif yaitu dapat menerima rangsangan dari lingkungan dan merespon balik. Physical computing adalah sebuah konsep untuk memahami hubungan yang manusiawi antara lingkungan yang sifat alaminya adalah analog dengan dunia digital. Pada prakteknya konsep ini diaplikasikan dalam desain-desain alat atau projek-projek yang menggunakan sensor dan microcontroller untuk menerjemahkan input analog ke dalam sistem software untuk mengontrol gerakan alat-alat elektro-mekanik seperti lampu, motor dan sebagainya.