Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus belajar, akan menjadi pemilik masa depan.

Sunday, March 22, 2015

Elemen Gerakan THERBLIG

Studi Gerakana : adalah analisa yang dilakukan terhadap beberapa gerakan bagian badan pekerja dalam menyelesaikan tugasnya 
Tujuan : mengurangi atau menghilangkan gerakan-gerakan yang tidak efektif
Frank B. Gilbreth menguraikan gerakan ke dalam 17 elemen gerakan yang disebut THERBLIG




1. Mencari (Search/Sh) 
Gerakan pekerja untuk menemukan lokasi suatu obyek yang bekerja dalam hal ini adalah mata atau tangan. Merupakan gerakan yang tidak efektif  Gerakan ini dimulai pada saat mata atau tangan bergerak mencari obyek dan berakhir bila obyek sudah ditemukan 
waktu mencari dipengaruhi oleh 
  • Kejelasan ciri-ciri obyek 
  • Penempatan obyek ( sudah tetap atau belum) 
  • Tempat obyek 
  • Susunan tata letak tempat 
  • Cahaya
2. Memilih (Select/St) 
  • Merupakan gerakan yang tidak efektif. Gerakan untuk menemukan suatu obyek dari sejumlah obyek yang tercampur, tangan dan mata adalah dua bagian badan yang digunakan untuk melakukan gerakan ini. 
  • Memilih berarti mencari dan menempatkan suatu obyek yang tercampur pada posisi tertentu. 
  • Gerakan ini dimulai pada saat tangan dan mata mulai mencari obyek dan berakhir bila obyek yang diinginkan sudah ditemukan dan berada pada posisi yang diinginkan 
  • Contoh: mengambil sebuah pensil tertentu dari kotak pensil yang berisi pensil, ballpoint, spidol, dll. 
3. Memegang (Grasp/G)
  • Gerakan untuk memegang obyek, meletakkan jari-jari di sekeliling obyek dan bersiap untuk mengambilnya. Biasanya didahului oleh gerakan menjangkau dan dilanjutkan oleh gerakan membawa. 
  • Gerakan yang efektif, gerakan ini dimulai pada saat tangan atau jari melakukan kontak pertama kali dengan obyek, dan berakhir saat tangan telah dapat mengontrolnya. 
Untuk memperbaiki gerakan ini perlu diperhatikan
  • Dapatkah beberapa obyek dipegang sekaligus 
  • Posisi dan Bentuk obyek 
  • Tempat obyek diletakkan 
  • Dapatkah dipakai peralatan untuk membantu memegang obyek 

4. Menjangkau (Reach atau Transport Empty/TE)
  • Gerakan tangan berpindah tempat tanpa beban, baik gerakan mendekati maupun menjauhi obyek. Diasumsikan bahwa tangan bergerak tanpa hambatan. 
  • Gerakan ini dimulai pada saat tangan mulai bergerak tanpa beban atau hambatan dan berakhir bila tangan sudah berhenti. 
  • Contoh: menggerakkan tangan untuk menjangkau ballpoint yang ada di atas meja. 
  • Yang perlu diperhatikan dalam gerakan menjangkau adalah jarak 
5. Membawa (Move atau Transport Loaded/TL)
  • Gerak perpindahan tangan dari satu tempat ke tempat lain, hanya dalam gerakan ini tangan dalam keadaan dibebani. 
  • Gerakan membawa biasanya didahului oleh memegang dan dilanjutkan oleh melepas atau dapat juga oleh pengarahan (position). 
  • Posisi beban dapat berada di tangan atau jari, atau membawa dengan cara mendorong dan menyeret. 
  • Gerakan ini dimulai pada saat tangan mulai bergerak dan berakhir bila tangan sudah berhenti. 
Gerakan membawa dipengaruhi oleh :
  • Jarak tempuh 
  • Cara / metode yang digunakan 
  • Pemilihan anggota badan 
  • Arah gerak 
6. Memegang untuk memakai (Hold/H)
  • Merupakan gerakan yang tidak efektif 
  • Memegang tanpa menggerakkan obyek yang dipegang 
  • Sering dijumpai pada pekerjaan perakitan 
  • Contoh: Memasang kancing baju, Pemegangan dapat dilakukan dengan alat bantu 
7. Melepas (Release load/RL)
  • melepaskan obyek yang dipegangnya.
  • Gerakan therblig ini dimulai pada saat obyek mulai terlepas dari tangan operator dan berakhir bila seluruh jari sudah tidak menyentuh obyek lagi.
  • Contoh: melepas ballpoint setelah selesai digunakan di atas meja 
Untuk memperbaiki Gerakan melepas perlu diperhatikan :
  • Tempat pelepasan obyek ( berkaitan dengan faktor kehati-hatian )
  • Pemakaian peralatan untuk melepas
8. Mengarahkan (Position/P)
  • Gerakan mengarahkan suatu obyek pada suatu lokasi tertentu 
  • Mengarahkan biasanya didahului oleh gerakan mengangkut dan diikuti gerakan merakit atau memakai. 
  • Gerakan ini juga dipengaruhi oleh kerja mata 
  • Contoh: menyiapkan/memposisikan anak kunci sebelum dimasukkan ke lubang kunci. 
Yang mempengaruhi waktu pengarahan
  • Letak obyek ( mudah atau sulit dalam pengarahan) 
  • Pemakian Alat bantu
9. Mengarahkan sementara (Pre-Position/PP)
  • Mengarahkan obyek pada suatu tempat sementara 
  • Tujuannya untuk memudahkan pemegangan apabila obyek tersebut akan dipakai. 
  • Contoh: menempatkan ballpoint pada pen holder yang tersedia di atas meja sebelum melepaskannya. Ballpoint itu dapat dipegang dengan posisi yang tepat untuk menulis selanjutnya. Hal ini mengeliminasi gerakan position yang akan dibutuhkan untuk memutar ballpoint pada posisi yang tepat untuk menulis jika kita hanya meletakkan begitu saja di atas meja. 
10. Pemeriksaan (Inspect/I)
  • Pekerjaan memeriksa obyek untuk mengetahui apakah obyek telah memenuhi syarat-syarat tertentu seperti ukuran, bentuk, warna, dan kualitas lain yang telah ditentukan. 
  • Gerakan ini dimulai ketika mata dan bagian tubuh lain mulai memeriksa obyek tersebut, dan selesai saat pemeriksaan telah komplit. 
  • Ditentukan kecepatan menemukan perbedaan antara obyek dengan standard yang dibandingkan 
  • Contoh: pemeriksaan visual kondisi botol kemasan soft drink.
11. Perakitan (Assemble/A)
  • Gerakan untuk menggabungkan satu obyek dengan obyek yang lain sehingga menjadi satu kesatuan. 
  • Gerakan ini biasanya didahului gerakan therblig membawa atau mengarahkan dan dilanjutkan gerakan therblig melepas. 
  • Pekerjaan perakitan dimulai saat tangan mulai memasang obyek (biasanya setelah obyek diarahkan) dan berakhir bila tangan telah selesai menggabungkan obyek secara sempurna. 
  • Dapatkah melakukan perakitan dengan beberapa unit sekaligus ? 
  • Contoh: merakit tutup ballpoint
12. Lepas rakit (Disassemble/DA)
  • Dua bagian obyek dipisahkan dari satu kesatuan
  • Gerakan lepas rakit biasanya didahului oleh memegang dan dilanjutkan oleh membawa atau melepas.
  • Gerakan ini dimulai pada saat pemegangan atas obyek telah selesai dan dilanjutkan dengan usaha memisahkan dan berakhir bila kedua obyek telah terpisah secara sempurna.
  • Contoh: melepas tutup ballpoint dari rakitannya. 
13. Memakai (Use/U)
  • Bisa satu tangan atau kedua-duanya dipakai untuk menggunakan alat. 
  • Gerakan ini dimulai saat tangan mulai menggunakan peralatan yang dipakai, dan berakhir proses tersebut selesai. 
  • Contoh: membuat tanda tangan di atas kertas (memakai ballpoint) 
Untuk memperbaiki gerakan memakai perlu diperhatikan :
  • Dapatkah dipakai alat bantu 
  • Dapatkah aktivitas pekerjaan dilakukan dgn peralatan otomatis 
14. Kelambatan yang tidak terhindarkan (Unavoidable Delay/UD)
  • Kelambatan yang diakibatkan oleh hal-hal yang terjadi di luar kemampuan pengendalian pekerja. ( gangguan karena listrik padam, alat rusak diluar kendali pekerja ) 
  • Hal ini timbul karena ketentuan cara kerja yang mengakibatkan satu tangan menganggur sedang tangan yang lain bekerja. 
  • Gerakan ini dimulai saat tangan menghentikan aktivitasnya, dan berakhir saat aktivitas dimulai kembali. 
  • Contoh : operator mesin drill yang hanya memungkinkan satu tangan bekerja 
15. Kelambatan yang dapat dihindarkan (Avoidable Delay/AD)
  • Kelambatan yang disebabkan oleh hal yang ditimbulkan sepanjang waktu kerja oleh pekerjanya baik disengaja maupun tidak disengaja, misal: pekerja sakit batuk-batuk, merokok. 
  • Diadakan perbaikan oleh pekerja sendiri tanpa harus mengubah proses operasinya. 
  • Gerakan ini dimulai saat urutan gerakan yang telah ditentukan terganggu (dihentikan) dan berakhir jika metode kerja yang standar telah dimulai kembali
16. Merencana (Plan/Pn)
  • Proses mental dimana operator berpikir untuk menentukan tindakan yang akan diambil selanjutnya. 
  • Gerakan ini dimulai saat operator mulai berncari langkah apa yang harus dilakukan selanjutnya, dan berakhir jika keputusan telah ditentukan. 
  • Gerakan therblig ini sering terjadi pada seorang pekerja baru. 
  • Contoh: Seorang operator yang melakukan perakitan yang kompleks, berfikir part mana yang harus dirakit selanjutnya.
17. Istirahat untuk menghilangkan kelelahan (rest to overcome fatique)
  • Hal ini tidak terjadi pada setiap siklus kerja tetapi terjadi secara periodik. 
  • Waktu untuk memulihkan lagi kondisi badan dari rasa lelah berbeda-beda, tidak saja karena jenis pekerjaannya tetapi juga oleh individu pekerjanya. 
Faktor yg mempengaruhi
  • Lingkungan kerja ( temperatur , kelembaban , kebisingan , cahaya dll ) 
  • Tempat kerja ( ukuran kursi dan meja ) 
  • Posisi kerja 
  • Gizi pekerja 
  • Pemilihan anggota tubuh
Contoh soal Elemen Gerakan THERBLIG



Artikel Terkait

6 comments:

  1. Informasi yang sangat bagus dan berguna. Ditunggu untuk informasi berikutnya. Thanks gan


    bandarq
    Domino 99
    Situs Poker Online
    Domino Qiu Qiu

    ReplyDelete
  2. Informasi yang sangat berguna dan bermanfaat. Ditunggu untuk informasi berikutnya. Thanks gan :)


    bandarq
    domino99 online terpercaya
    dominoqq
    domino qiu qiu

    ReplyDelete
  3. Selamat datang di intanqq

    Ayo bergabung bersama kami, tersedia 7 permainan dalam 1 ID:
    - Sakong (New Game)
    - Bandar Poker (New Game)
    - BandarQ (Hot Game)
    - Poker
    - Domino
    - Capsa Online
    - AduQ

    Apa kelebihan bermain di intanqq? Berikut kelebihannya:
    - BONUS TURNOVER 0.3% SETIAP HARI
    - BONUS XTRA TURNOVER SETIAP MINGGUNYA
    - BONUS REFERAL 10% +10% SEUMUR HIDUP!!
    - MIN DEPO IDR 15.000 dan Proses super cepat 1 menit.
    - Bisa dimainkan di Smartphone Versi Android dan Iphone.
    - Win rate 98%
    - No robot
    - Fair play 100% player vs player

    Tunggu apalagi? Ayo segera bergabung sebelum ketinggalan promonya :)

    bandarq
    dominoqq
    domino99 online terpercaya
    Domino Qiu Qiu
    dominoqq

    ReplyDelete
  4. Informasi yang sangat berguna dan bermanfaat. Ditunggu untuk informasi berikutnya. Thanks gan :)


    bandarq
    domino99 online terpercaya
    dominoqq
    domino qiu qiu

    ReplyDelete