Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus belajar, akan menjadi pemilik masa depan.

Thursday, March 19, 2015

Dasar dasar hidrolik

HYDRAULIC SYSTEM
SISTEM HIDROLIK

Definisi : Suatu sistem (rangkaian kerja) pada mesin yang menggunakan Fluida sebagai media Tenaga atau Gaya. Konsep yang mendasari sebuah sistem Hidrolik adalah SANGAT SEDERHANA; dengan menggunakan suatu fluida non-compressible dan menggunakan tenaga di satu titik dan dipindahkan ke titik yang lain. 




Kelebihan sistem Hydraulic
  1. Dengan Perangkat kecil tapi tenaganya besar : Dibandingkan dengan sumber tenaga lain yang mampu menghasilkan besar tenaga yang sama, maka alat hidrolik berukuran kecil dan ringan.

  2. Bisa dioperasikan dari jauh, Walaupun antara sumber tenaga dan panel pengoperasian dipisahkan oleh jarak,namun power tetap bisa disalurkan dari jauh.
  3. Tenaga yang dihasilkan bisa diatur dengan akurat, Untuk memegang benda, menekan dsb, secara mekanik merupakan hal yang sulit untuk mengendalikannya. Namun dengan hidrolik, hanya dengan 1 tombol saja, semua pekerjaan dengan mudah dilakukan.
  4. Penanganan beban berlebih dengan mudah dilakukan, Pemasangan alat pengaman untuk kasus overload mudah dilakukan. Bila beban dikembalikan ke posisi normal, maka secara otomatis pompa hidrolik akan bekerja seperti semula.
  5. Mengganti kecepatan kapanpun dengan mudah bisa dilakukan Pada mesin yang menggunakan sistim roda gigi, perubahan kecepatan hanya bisa dilakukan dengan cara tertentu. Namun pada mesin hidrolik, hanya dengan memutar valve, kecepatan bisa dirubah-rubah semau kita
Kekurangan sistem Hydraulic
  1. Biaya pembuatan relatif besar, Dibanding mesin sistem lain, pembuatan sistem hidrolik memerlukan biaya yang relatif besar.

  2. Perlu penanganan minyak yang ketat, Menjaga minyak dari kotoran, dan  memeriksa suhu minyak, perlu dilakukan secara teliti dan ketat
  3. Minyak adalah barang yang berbahaya, Minyak yang dipakai untuk hidrolik tergolong mudah terbakar. Karena itu harus diperhatikan dengan seksama, barang-barang bersuhu tinggi di sekelilingnya. Namun demikian, ada juga minyak yang tidak mudah terbakar
  4. Terjadi loss Energi pada saat transmisi, Karena terjadi perubahan energi mekanik, menjadi energi hidrolik, loss energi pada saat transmisi merupakan hal yang tidak bisa dihindarkan.
Bagian-bagian hidrolik
  • Oli : Oli adalah sebagai media tekanan/gaya. Pada mesin mesin produksi kita oli hidrolik menggunakan jenis SAE 32 Super Hydro. 



  • Tangki oli: Tangki pada system Hydraulic berfungsi sebagai Reservoir/Penampung Oli.

simbol

  • Strainer : Strainer Berfungsi sebagai Penyaring Oli dari kotoran yang berada pada Reservoir.
simbol

  • Motor : Motor Berfungsi untuk Mengubah energi listrik menjadi energi mekanik ( Putaran ), Pada system hydraulic ini motor berfungsi untuk menggerakan Pompa.
simbol

  • Coupling : Coupling Berfungsi sebagai media pemindah Transmisi /Putaran dari Motor ke Pompa. Tidak semua Motor pada System Hydraulic menggunakan Coupling.
simbol
  • Pompa : Didalam Sistem Hidrolik Pompa berfungsi sebagai Pembangkit tenaga / Aliran Oli yang akan di distribusikan hingga Cylinder. Pada pompa ini terdapat Regulator yang berfungsi untuk mengatur tekanan oli yang akan disupply. Hydraulic system dipakai pada beban – beban yang cukup besar, pada mesin-mesin produksi kita hydraulic system dipakai untuk Clamping, Pressing, dll.
simbol

  • Pressure Switch : Pressure Switch adalah alat yang berfungsi untuk mendeteksi Tekanan Oli. Selain dari Pressure Switch utama Pada Hydraulic System, ada beberapa pressure switch yang difungsikan pada Solenoid Valve, ini digunakan sesuai dengan kebutuhan tekanan pada Solenoid Valve.
simbol
  • Pressure Gauge : Pressure Gauge berfungsi sebagai Alat Pengukur tekanan Oli pada Pompa, ada juga beberapa Pressure Gauge yang digunakan pada Solenoid Valve.
simbol
  • Pipe : Hose/Pipa pada system Hydraulic Sebagai Media. Pendistribusian Oli dari Pompa hingga Cylinder.
simbol

  • Check Valve : Di dalam Sistem Hidrolik, Check Valve berfungsi untuk membuka Valve aliran
    searah, dan menutup jika ada tekanan / Aliran Balik.
simbol
  • Solenoid : Didalam Sistem Hidrolik, Solenoid berfungsi sebagai Pengatur arah aliran oli yang akan menuju Cylinder, ada beberapa macam Solenoid Valve yang digunakan pada mesin mesin produksi tergantung fungsi & jenis kebutuhannya.


  • Cylinder /Actuator : Rangkaian Mekanik yang merubah tekanan Oli menjadi gerak bolak- balik. 
*ARTIKEL BELUM SELESAI DAN AKAN DI UPDATE SEGERA, TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGANNYA
Artikel Terkait

3 comments: