Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus belajar, akan menjadi pemilik masa depan.

Thursday, May 7, 2015

Tutorial Breadboard untuk Arduino

 BlinkingLEDArduinoStarterKit300
Apa itu breadboard?
Breadboard adalah board yang digunakan untuk membuat rangkaian elektronik sementara dengan tujuan uji coba atau prototipe tanpa harus menyolder. Dengan memanfaatkan breadboard, komponen-komponen elektronik yang dipakai tidak akan rusak dan dapat digunakan kembali untuk membuat rangkaian yang lain. Breadboard umumnya terbuat dari plastik dengan banyak lubang-lubang diatasnya. Lubang-lubang pada breadboard diatur sedemikian rupa membentuk pola sesuai dengan pola jaringan koneksi di dalamnya.

Breadboard yang tersedia di pasaran umumnya terbagi atas 3 ukuran: mini breadboard, medium breadboard atau large breadboard. Mini breadboard memiliki 170 titik koneksi (bisa juga lebih). Kemudian medium breaboard memiliki 400 titik koneksi. Dan large breadboard memiliki 830 titik koneksi.

 

Mini Breadboard dan Layout Koneksi
Perhatikan gambar diatas, sebuah mini breadboard dengan 200 titik koneksi. Pada bagian kanan dapat dilihat pola layout koneksi yang digambar dengan garis berwarna biru. Pada breadboard tersebut dapat dilihat penulisan huruf A, B, C, D, E, F, G, H, I dan J. Kemudian ada angka 1, 5, 10, 15 dan 20. Huruf dan angka ini membentuk semacam koordinat. A1, B1, C1, D1 dan E1 saling berhubungan sesuai pola koneksinya (lihat kembali garis berwarna biru). Begitu juga A2 –> E2, A3 –> E3, F1 –> J1, F2 –> J2 dan seterusnya. Dengan memahami pola koneksi ini kita sudah bisa memakai breadboard untuk keperluan prototipe rangkaian sehingga dapat menempatkan komponen elektronik secara tepat sesuai gambar rangkaian yang dimaksud.
Medium Breadboard dengan 400 titik

 
Layout Koneksi Medium Breadboard
Gambar diatas adalah medium breadboard dengan 400 titik koneksi. Medium breadboard ini biasa juga disebut half (setengah) breadboard. Karena ukurannya kurang lebih setengah dari ukuran large / full breadboard dengan 830 titik koneksi.
Setelah mengetahui dasar-dasar tentang breadboard, kita coba menggunakannya dengan Arduino. Rangkaian dasar yang biasa dipakai untuk belajar Arduino adalah Blinking LED.
Skema rangkaian untuk Blinking LED
Setelah kita mengetahui rangkaian apa yang akan dibuat, selanjutnya adalah penerapannya menggunakan breadboard dan Arduino.

Blinking LED menggunakan Arduino
Gambar diatas adalah simulasi rangkaian Blinking LED dengan memakai software Fritzing. Berikut adalah gambar asli dari rangkaian tersebut menggunakan Arduino Starter Kit.
Blinking LED menggunakan Arduino Starter Kit

 

Bagaimana, mudah bukan?



SOURCE:
http://blog.famosastudio.com/2011/06/tutorial/tutorial-breadboard-untuk-arduino/59
Artikel Terkait

4 comments:

  1. Terima kasih sudah berbagi ilmu gan, sangat bermanfaat. bagi teman-teman pencinta microcontroler seperti arduino, raspberry dll cek harga komponen termurah di bali-electro.com. melayani pemesanan ke suluruh indonesai transaksi aman dan nyaman :)

    ReplyDelete
  2. Informasi yang sangat bagus dan berguna. Ditunggu untuk informasi berikutnya. Thanks gan


    bandarq
    domino99 online terpercaya
    dominoqq
    domino qiu qiu

    ReplyDelete
  3. Informasi yang sangat bagus dan berguna. Ditunggu untuk informasi berikutnya. Thanks gan


    bandarq
    Domino 99
    Situs Poker Online
    Domino Qiu Qiu

    ReplyDelete